Asawika Vol 04 No. 1 – Juni 2019 Handini

PELATIHAN PENGOLAHAN ABON JAMUR TIRAM

PADA GAPOKTAN MULYO SANTOSO KELURAHAN SUKUN

KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG

Handini1) Maria Puri Nurani2)

1) Fakultas Pertanian, Unika Widya Karya Malang

email: handini@widyakarya.ac.id

2) Fakultas Pertanian, Unika Widya Karya Malang

email: puri_fp@widyakarya.ac.id

Abstrak

Jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang cukup digemari masyarakat dan juga berguna bagi tubuh karena bergizi tinggi dan rendah lemak. Jamur tiram termasuk bahan pangan yang mudah rusak, seperti jenis sayuran lainnya. Beberapa hari setelah panen, mutu jamur tiram turun dengan cepat sampai tidak layak dikonsumsi. Perubahan mutu jamur tiram antara lain layu, warna menjadi coklat, lunak dan cita rasanya berubah, di mana untuk mempertahankan keawetan jamur tiram perlu adanya inovasi menjadi produk pangan olahan. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian agar sejak dini pihak terkait dapat membuat olahan pangan guna peningkatan nilai ekonomi. Sasaran pengabdian ini bersama ibu-ibu PKK RT 10 RW 07 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun Kota Malang dengan alasan wilayah ini yang paling sukses sehingga sangat potensial karena sebagian besar penduduknya berpotensi menanam jamur tiram. Tujuan kegiatan ini adalah menjadikan jamur tiram sebagai produk olahan menjadi abon jamur tiram, sehingga menjadi produk pangan yang lebih awet, murah, mudah dikonsumsi, serta mempunyai nilai jual tinggi.

Kata Kunci: Abon Jamur Tiram, Jamur Tiram

 

Abstract

Pearl oyster mushroom (Pleurotus Ostreatus) is a type of edible mushroom that is quite popular with the community and also benefits the body because of its high nutrients and low fat. Oyster mushrooms is included as perishable food, like other types of vegetables. A few days after harvest, the quality of oyster mushrooms drops rapidly until it is not suitable for consumption. Changes in the quality of oyster mushrooms include wilting, browning, softening and change in taste, wherein to maintain the durability of oyster mushrooms it needs to be made into a processed food product. Therefore, the present community service is a form of concern for the relevant parties so that they may take part in food processing activities to increase their economy. The target community of this service is the members of PKK RT 10 RW 07 in Sukun Sub-district, Malang City, on the basis that this region was the most successful so it was very promising because most of the population had the potential to plant oyster mushrooms.The purpose of this activity is to process oyster mushroom into oyster mushroom floss (abon), so that it may become a food product that is more durable, inexpensive, easy to consume, and has a high selling value.

Keywords: Oyster Mushroom floss, Oyster Mushroom

 

File dapat diunduh dengan tautan di bawah ini

1. Pelatihan Pengolahan Abon Jamur Tiram pada Gapoktan Mulyo Santoso, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.pdf